Wisata Vietnam, 25 Tips Jalan Jalan Ke Vietnam

Wisata Vietnam, Namun terlepas hal itu tahukah kamu Negara Vietnam memiliki beragam tempat wisata yang menarik untuk dijelajahi? Vietnam memiliki pemandangan alam yang luar biasa indahnya mulai dari Teluk Ha Long yang masuk dalam salah satu keajaiban dunia kategori alam yang baru, beragam budaya dan suku minirotas yang menarik untuk dijumpai, kota tua dan tempat-tempat bersejarah yang mempesona, pantai yang indah, menyelami peninggalan bangsa Prancis di negeri Vietnam hingga mengunjungi tempat bersejarah yang menjadi saksi bisu perang Vietnam yang menarik untuk dijelajahi. Semua itu bisa kamu dapatkan di negeri ini, salah satu negara favorit kami di Asean untuk dikunjungi. Untuk kamu yang memiliki rencana liburan ke Vietnam berikut tips dan panduan liburan pertama kali ke Vietnam yang dapat kamu jadikan referensi.

Wisata Vietnam
Wisata Vietnam

Semoga bermanfaat dan menginspirasi.Untuk orang Indonesia negara Vietnam lebih dikenal karena Vietkong dan sejarah perangnya. Hal itu dikarenakan banyak diantara kita awal kenal negara ini melalui film Hollywood yang bersetting tentang perang Vietnam salah satunya film John Rambo dalam First Blood nya. Apakah kamu juga salah satunya?. Selain itu Vietnam juga dikenal sebagai sebuah negara yang menganut sistem tunggal dengan Republik Sosialis Vietnam sebagai partai tunggal negara dan menganut ideology komunis dengan faham Marxisme- Leninisme serta ajaran Ho Chi Minh, tokoh yang paling di hormati di negara Vietnam.

1. Buatlah Paspor

Paspor Republik Indonesia
Paspor Republik Indonesia

Untuk kamu yang belum pernah keluar negeri dan belum memiliki paspor tentu saja harus membuat paspor terlebih dahulu. Bagaimana caranya? Kamu bisa membuat passport dengan pengajuan secara prosedur normal atau dengan prosedur pengajuan online. Apa saja cara persyaratannya?

Untuk kamu yang sudah memiliki paspor pastikan masa berlaku paspor kamu saat tanggal keberangkatan ke Vietnam tidak kurang dari 6 bulan masa berlakunya paspor kamu. Jika kurang dari 6 bulan segeralah lakukan perpanjangan paspor agar perjalananmu berjalan sesuai rencana dan tidak di deportasi oleh imigrasi saat mendarat di Vietnam atau saat sebelum terbang di bandara.

2. Tentukan Tujuan

Map vietnam
Map vietnam

Vietnam memiliki besar yang populer mulai dari Ho Chi Minh City, Danang serta Ha Noi. Objek wisata yang paling banyak menarik wisatawan untuk datang seperti menyusuri Sungai Mekong, Terowongan Cu Chi Tunnel sisa perang Vietnam, Bangunan keagamaan Cao Dai, Ben Thant Market serta mengunjungi destinasi wisata lain sekitar kota Ho Chi Minh City mulai dari Pantai Mui Ne, Padang Pasir Mui Ne, Pantai Na Trang dan Vung Tau.

Untuk destinasi wisata di sekitar Danang ada pantai yang indah serta kota tua Hue. Caving goa terbesar dan terindah di Vietnam yaitu Hang Son Dong yang menyajikan misteri keajaiban dunia di bawah tanah. Wisata sekitar Hanoi yaitu danau Hoan Kiem lake dan tentu saja berkunjung ke New 7 Wonders Halong Bay yang menjadi keajaiban dunia. Ada satu lagi destinasi populer di perbatasan China yaitu kota kecil Lao Cai yang menjadi akses terdekat ke kota Sa Pa dan Bac Ha yang menawarkan panorama pegunungan yang indah serta berjumpa dengan suku minoritas pedalaman yang tinggal di kawasan tersebut.

3. Hunting Tiket Pesawat

Apabila kamu sudah menentukan tujuan/ kota mana yang dikehendaki hal yang harus kamu lakukan tentu saja mencari tiket ke Vietnam. Umumnya penerbangan internasional yang tidak ada yang langsung dari Indonesia. Pengalaman kami naik Garuda Indonesia pun transit dulu di Singapura sebentar sebelum melanjutkan perjalanan ke kota Ho Chi Minh. Untuk maskapai penerbangan dengan penerbangan lanjutan yang dapat kamu pilih diantaranya Garuda Indonesia dan Vietnam Airlines. Untuk penerbangan transit berbudget rendah yang dapat kamu pilih yaitu Jet Star dan Tiger Airways yang transit terlebih dahulu di Singapura atau Air Asia yang transit terlebih dahulu di Kuala Lumpur.

Misalnya kamu hendak ke Saigon maka kami rekomendasikan carilah tiket dari Jakarta atau kota besar di Indonesia dengan tujuan ke Kuala Lumpur atau Singapura untuk transit terlebih dahulu kemudian menyambung dengan penerbangan dengan tujuan ke Ho Chi Minh City. Begitu juga halnya dengan destinasi lainnya seperti Danang dan Ha Noi. Apabila kamu hendak menjelajah beberapa kota sekaligus perhitungkan juga jarak dan waktu tempuh yang dibutuhkan agar tidak dikejar-kejar waktu dan dapat menikmati perjalanan saat di Vietnam.

Berapa budget untuk tiket pesawat ke Vietnam? Semua tergantung dari kota mana yang hendak kamu tuju dan apakah harga tiket yang kamu peroleh adalah harga promo atau normal. Sebagai gambaran jika promo kamu dapat memperoleh tiket ke Vietnam dengan harga tiket kisaran 900 ribuan untuk pulang pergi perorang, namun untuk harga normalnya kurang lebih 1 sampai 3 juta tergantung maskapai dan tujuannya.
Untuk kamu yang memiliki budget terbatas rasanya ikut hunting tiket promo adalah salah satu jalan menuju ke Vietnam. Tiket promo dapat kamu dapatkan baik promosi yang diadakan online di website maskapai penerbangan maupun di event-event atau travel fair tertentu.  Apabila kamu memiliki waktu lebih rasanya dapat mempertimbangkan Air Asia, salah satu maskapai berbudget rendah favorit kami yang kerap memberikan tiket promo. Untuk pilihan moda transportasi lainnya secara detailnya akan kami jabarkan di point berikutnya ya.

4. Buat Itinerary

Untuk mempersiapkan perjalananmu menjelajah negeri Veitnam ada baiknya mempersiapkan itinerary perjalanan minimal secara gambaran umumnya agar kamu sudah tahu kemana saja destinasi yang dapat kamu tuju. Hal ini juga untuk membuat perhitungan jarak dari 1 kota ke kota lain yang hendak kamu tuju dan jelajahi. Point ini kami tulis karena kami sendiri memiliki pengalaman dimana karena salah memperhitungkan waktu sehingga dengan terpaksa harus melewati sebuah tempat yang awalnya hendak kami tuju dengan alasan waktu yang tidak cukup. Sesungguhnya peta memang terlihat dekat namun waktu tempuh nya juga kita harus pertimbangkan seperti jadwal bus, speed boat atau kereta yang menghubungkan destinasi yang kita tuju.

5. Mencari Penginapan

Jika kamu backpackeran ke Vietnam dengan jadwal yang fleksibel rasanya untuk mencari penginapan secara on the spot/ go show masih sangat mungkin, hal inilah yang dua kali kami lakukan saat traveling ke Vietnam yang baru mencari penginapan saat tiba di kota yang kamu singgahi. Namun jika tujuan kamu adalah berlibur bersama keluarga, teman atau pasangan dengan jadwal perjalanan yang pasti tentunya melakukan pemesanan penginapan dari jauh-jauh hari adalah hal yang bijak sehingga dapat memastikan kamu memperoleh penginapan yang sesuai dengan selera kamu serta sesuai dengan budget yang kamu miliki.

Rekomendasi saya untuk mencari penginapan di Vietnam baiknya carilah yang dekat dengan akses ke transportasi umum seperti kereta, bus atau tempat wisata. Apabila kamu ingin mendapatkan sensasi menginap dengan suasana yang berbeda dari hotel pada umumnya kami sarankan bisa mencari di Airbnb.com dimana kamu bisa menginap di rumah penduduk di Vietnam, apartement, guesthouse atau penginapan lainnya.

6. Persiapkan Mata Uang USD

Beberapa hari sebelum keberangkatan ada baiknya kamu telah menukarkan uang rupiah dan membeli USD (Dollar Amerika) di money changer yang ada di dekat kota kamu. Hindari menukarkan uang di bandara Indonesia karena umumnya nilai tukarnya sangat rendah dan sebaiknya jangan menukar langsung ke Vietnam Dong karena nilai tukar di Indonesia sangatlah rendah. Namun apabila kamu mau menukar ke dalam Vietnam Dong tukarlah dalam mata uang kecil saja secukupnya untuk biaya makan atau transportasi menuju penginapan. Nanti sesampainya di Vietnam baru tukarlah mata uang USD kamu menjadi Vietnam Dong di money changer.

Sebaiknya jangan pernah berpikir juga untuk menukarkan uang Rupiah saat kamu tiba di Vietnam karena nilai tukar Rupiah itu kurang bagus bahkan sebagian besar money changer di Vietnam sangat jarang yang mau menerima mata uang Rupiah. Pastikan juga kamu menukarkan uang dengan jumlah yang cukup karena tidak semua tempat menerima kartu kredit. Gunakan kartu atm atau kratu kredit di Vietnam saat darurat saja karena umumnya nilai tukarnya kurang bagus atau terkena biaya adminsitrasi tambahan.

7. Bagaimana Dengan Visa?

Sesama anggota Asean negara Vietnam memberlakukan bebas visa terhadap warga negara Indonesia yang hendak berkunjung untuk berwisata. Bebas visa yang berlaku untuk orang Indonesia apabila kamu masuk melalui jalur udara maka kamu akan mendapatkan izin tinggal dengan batas maksimum 30 hari namun jika kamu masuk melalui jalur darat mendapatkan izin tinggal yang lebih pendek yaitu dengan batas maksimum 15 hari saja.

8. Mendarat di Ho Chi Minh?

Sebagian besar orang yang baru pertama kali ke Vietnam umumnya mendarat di kota Ho Chi Minh/ Saigon yang menjadi pintu masuk utama dari banyak maskapai penerbangan. Untuk maskapai penerbangan yang full service dan penerbangan langsung pilihannya adalah Garuda Indonesia dan Vietnam Airlines sedangkan maskapai berbudget rendah seperti Air Asia, Jetstar dan Tiger Airways adalah penerbangan transit. Untuk Air Asia kamu harus transit dan pindah pesawat terlebih dahulu di bandara KLIA2 Kuala Lumpur Malaysia sedangkan Tiger Airways dan Jetstar kamu harus transit di Singapura dulu. Semua penerbangan internasional yang ke Ho Chi Minh City akan mendarat di Bandara International Tan Son Nath. Untuk menuju ke pusat kota Ho Chi Minh kamu dapat menggunakan bus bandara atau taksi. Hal yang harus kamu perhatikan apabila naik taksi di Vietnam pilihlah Vinasun atau Mailinh dan selalu pastikan supirnya menggunakan argo/meter.

9. Tiba di Vietnam Lewat Jalur Udara atau Jalur Darat

Apabila kamu pergi ke Vietnam dengan pesawat terbang satu hal yang sebaiknya kamu lakukan yaitu dalam 1 atau 2 hari sebelum hari keberangkatan periksa kembali jadwal penerbangan apakah ada informasi penundaan atau pembatalan penerbangan untuk memastikan perjalanan kamu berjalan lancar. Pada saat berada di loket imigrasi umumnya akan dilakukan verifikasi dan pendataan bagi semua pendatang yang tiba di Vietnam. Hal ini dilakukan untuk mencegahan masuknya kegiatan terorisme, identitas palsu atau perdagangan manusia di dalam negara Vietnam. Ketika berharapan dengan petugas imigrasi berlakulah yang sopan dan mudah diajak bekerja sama tanpa perlu panik atau takut yang berlebihan.

Ikuti barisan antrean dengan tertib dan siapkan semua dokumen yang diperlukan yaitu paspor. Agar dokumen tidak tercecer ada baiknya kamu menggunakan passport cover/ passport holder untuk menyimpan dokumen tersebut. Satu yang harus kamu ingat ketika giliran kamu hendak tiba selalu berdiri di belakang garis kuning/ garis pembatas sampai giliran kamu tiba dipanggil untuk menghampiri petugas imigrasi di loket tersebut.

10. Ambil Brosur & Peta Wisata

Jika kamu masuk Vietnam melalui jalur udara carilah Vietnam Tourism Information Center atau rak-rak yang menyediakan peta dan brosur tentang wisata dan transportasi umum di Vietnam yang dapat kamu ambil secara gratis. Hal ini sangat penting selain untuk mendapatkan gambaran umum peta transportasi juga terdapat informasi tentang semua tempat wisata populer yang patut kamu kunjungi selama berlibur di Vietnam.

Namun yang harus kamu ketahui tidak seperti di Singapura brosur dan peta wisata yang ada sangat terbatas bahkan bisa jadi kamu tidak menemukan atau memperolehnya. Jadi ada baiknya ambil kemungkinan terburuk yaitu anggap saja tidak ada brosur atau peta wisata di Vietnam jadi siapkanlah sebelum berangkat ke Vietnam. Peta dan brosur tentang wisata Vietnam dapat kamu googling dan print ke kertas untuk jadi acuan kamu dalam menjelajah Vietnam

11. Naik Taksi

Taksi adalah salah satu transportasi umum yang terbilang cukup terjangkau argonya, bisa dikatakan tidak jauh berbeda dengan argo taksi di Indonesia. Yang bisa kami rekomendasikan naiklah taksi Vinasun atau Mailinh karena 2 taksi inilah yang memiliki pelayanan yang baik di Vietnam. Untuk scam atau penipuan taksi tanpa argo bisa terjadi kapan saja terantung ada peluang maka pada saat naik pastikan kamu telah deal dengan pengemudi taksi bahwa taksi yang kamu tumpangi menggunakan argo/ meter kalaupun tidak menggunakan argo baiknya sudah sepakat di ongkos yang dikenakan. Jika kamu menggunakan aplikasi Uber rasanya bisa jadi pilihan lain mengingat lebih aman karena kamu tidak perlu menawar harga ongkos taksi terlebih lagi tidak semua supir taksi bisa berbahasa Inggris.

12. Kereta Api Antar Kota di Vietnam

Salah satu transpotasi umum yang dapat kamu gunakan untuk bepergian antar kota di Vietnam yaitu dengan kereta Api. Untuk tiketnya ada baiknya kamu melakukan pemesanan beberapa hari sebelum tanggal keberangkatan agar dapat tiket sesuai dengan yang kamu inginkan. Di Vietnam terdapat beberapa kelas tiket mulai dari sleeper train dimana terdapat kasur untuk tidur dan cocok untuk perjalanan panjang yang dilakukan pada malam hari, tiket kereta kelas 2 yaitu tempat duduk yang empuk serta tiket kereta kelas 3 yaitu seperti tiket ekonomi di Indonesia.

Ada beberapa jenis tiket yang dijual untuk bus antar kota khususnya perjalanan jauh yaitu dengan kursi reclining seat yang bisa diatur untuk memberikan kenyamanan serta ada juga jenis bus yang memiliki kelas sleeper untuk tidur yang cocok untuk perjalanan panjang dan dilakukan pada malam hari. Jangan kamu bayangkan tempat tidur yang ada di bus cukup nyaman untuk tidur karena umumnya tempatnya cukup sempit dan jarak antar satu kursi sleeper dengan kursi sleeper penumpang lainnya berdekatan. Namun setidaknya untuk postur tubuh orang Asia kelas sleeper ini cukup nyaman berbeda dengan postur orang bule yang besar-besar yang umumnya akan mengelur karena terlalu sempit untuk mereka.

Jalur kereta api favorit paling populer yaitu Reunification Express dari kota Ho Chi Minh melewati beberapa kota populer seperti Na Trang, Da Nang, Hue, Vinh sampai ke Hanoi. Jalur populer lainnya yaitu kereta dari kota Ha Noi menuju ke Lao Cai tempat dimana perbatasan antara China dan Vietnam berada. Ada juga kereta antar negara dari Ha Noi yang melewati perbatasan menuju ke Nanning China melalui Dang Dong Vietnam. Untuk detail tips naik kereta api beserta jalur-jalurnya akan kami tulis dalam artikel terpisah ya.

13. Bus Antar Kota di Vietnam

Untuk bepergian antar kota di Vietnam kamu dapat menggunakan transportasi bus antar kota dengan ongkos yang relatif murah dibanding naik pesawat. Untuk menghemat waktu apabila dibutuhkan perjalanan yang panjang pilihlah jadwal keberangkatan yang malam hari sehingga akan tiba pada pagi harinya. Selain hemat waktu kamu juga dapat menghemat biaya penginapan. Untuk pembelian tiket bus dapat kamu lakukan langsung di terminal bus nya atau membeli pada agen perjalanan resmi, hostel atau tempat penginapan kamu menginap. Itulah kelebihan penginapan di Vietnam yang umumnya memiliki fasilitas untuk membantu pemesanan tiket baik bus, kereta maupun moda transportasi lainnya.

14. Mini Van Antar Kota di Vietnam

Di beberapa kota kecil Vietnam terkadang jadwal bus tidak sebanyak jadwal keberangkatan minivan yang juga melayani rute antar kota. Jadi apabila kamu mengejar waktu ada baiknya juga mencari info mengenai keberadaan dan jadwal mini van yang dapat mengantarkan kamu ke kota tujuan. Untuk ongkos umumnya naik mini van lebih mahal sedikit dibandingkan naik bus antar kota. Untuk pembelian tiket naik mini van antar kota  kamu lakukan langsung di terminal bus nya atau membeli pada agen perjalanan resmi, hostel atau tempat penginapan kamu menginap. Itulah kelebihan penginapan di Vietnam yang umumnya memiliki fasilitas untuk membantu pemesanan tiket baik bus, kereta maupun moda transportasi lainnya.
Mini Van Antar Kota di Vietnam

15. Bus Umum Dalam Kota di Vietnam

Di Vietnam terdapat bus umum yang melayani rute dalam kota. Umumnya kondisi bus umum di Vietnam tidak jauh berbeda dengan di Indonesia. Jika tidak tertera berapa ongkosnya dan jika kondekturnya tidak dapat berbahasa inggris persiapkan ongkos dengan pecahan mata uang Vietnam Dong yang cukup besar agar dia bisa langsung memberikan kembaliannya sehingga kamu tidak perlu kawatir ongkos yang kamu berikan tidak kurang. Untuk bisa sampai ke tujuan atau tempat pemberhentian yang kamu inginkan beritahukan kondekturnya bisa melalui ucapan atau tulisan di kertas agar dia bisa memberi tahukan kepada kamu kapan kamu harus turun.Bus Umum Dalam Kota di Vietnam

16. Minuman & Makanan halal

Apabila kamu muslim yang hendak mencari makanan halal perhatikan dengan seksama tempat dimana kamu membeli makanan. Apabila kamu hendak makan pastikan di gerai makanan tersebut terdapat tulisan “no pork no lard” atau kamu dapat menanyakan langsung kepada penjualnya apabila tidak ada tulisan tersebut. Jika tidak ada tulisan tersebut ada baiknya mencari kedai lainnya.

Vietnam terkenal dengan aneka kulinernya jadi luangkan waktumu untuk mencoba aneka masakan yang makanan yang ada baik yang kamu temukan di kedai restoran ternama atau di pinggir jalan yang ada di pasar malam dan tempat-tempat pariwisata. Namun untuk mencari makanan yang benar-benar halal umumnya kedai makan masakan India lah yang terdapat label halalnya atau kedai makanan yang dekat dengan masjid, untuk franchise seperti KFC, MCD dan lainnya umumnya tidak ada label halalnya. Namun jika sedang kondisi terpaksa rasanya bisa dipertimbangkan untuk makan di warabala tersebut.

17. Bahasa

Umumnya tulisan yang banyak kamu lihat saat berada di Vietnam tentu saja aksara Vietnam yang sulit dimengerti namun masih tetap bisa kita baca karena masih terlihat alfabetnya. Namun untungnya di kota-kota besar dan tempat pariwisata umumnya telah dilengkapi dengan bahasa inggris yang dapat kita baca dan mengerti. Untuk bahasa percakapan umumnya menggunakan bahasa Vietnam dan English. Jika kamu tidak bisa berbahasa Inggris atau orang yang kamu temui tidak bisa bahasa Inggris maka pergunakanlah bahasa tubuh yang dilengkapi dengan tulisan agar bisa menjalin komunikasi yang baik. Dan selalu ingat tersenyum yang merupakan bahasa universal yang dapat dimengerti oleh semua bangsa.

18. Pakaian

Ketika kamu berkunjung ke Vietnam  ada daftar tempat ibadah atau kuil yang direkomendasikan untuk dikunjungi. Jadi baiknya persiapkan pakaian yang sopan saat mengunjungi kuil tesebut sebagai bentuk menghormati dan menghargai umat yang sedang beribadah di tempat itu. Untuk beberapa kuil sebelum masuk umumnya tanggalkan alas kaki untuk menjaga kebersihan dan sebagai bentuk penghormatan terhadap tempat ibadah yang kita singgahi. Sedangkan jika kamu berkunjung ke tempat seperti pantai disini kamu bebas menggunakan pakaian apa saja. Mau yang tertutup atau terbuka bebas tidak akan ada orang yang melarang.

19. Cuaca

Di Vietnam memiliki cuaca yang tidak jauh berbeda dengan Indonesia yaitu ada musim hujan dan musim kemarau. Namun untuk Vietnam bagian utara terdapat juga musim dingin dengan udara yang sejuk namun tidak bersalju khususnya Ha Noi, Sa Pa dan Bac Ha. Jadi carilah informasi mengenai prakiraan cuaca di tanggal keberangkatan kamu serta kota tujuan kamu agar dapat mempersiapkan pakaian yang sesuai.

20. Open Trip

Salah satu kelebihan Vietnam mereka mengemas sebuah paket tur dengan sangat baik yaitu dengan banyaknya paket perjalanan open trip. Pilihlah paket perjalanan biaya sharing cost sehingga umumnya harga paketnya lebih terjangkau. Jadi kita tidak perlu menyewa kendaraan sendiri atau pemandu untuk membawa kita ke sebuah destinasi melainkan kita akan bergabung dengan peserta trip lain dari berbagai negara. Selain harganya lebih murah juga kita bisa berkenalan dan menambah teman baru dari berbagai negara. Untuk memesan open trip ke sebuah destinasi kami rekomendasikan belilah di hostel, penginapan kamu atau agen perjalanan terpercaya.

21. Sewa Motor

Salah satu cara untuk menghemat biaya saat menjelajah negara Vietnam yaitu dengan menyewa motor karena tidak semua destinasi wisata ada open tripnya. Dan terkadang biaya open tripnya juga terbilang mahal untuk destinasi tertentu. Jika Ingin menyewa kendaraan cukup serahkan paspor dan ID card untuk jaminan. Harga sewa mulai dari 5-15 Dollar (USD) tergantung dari tipe sepeda motor yang kamu sewa. Umumnya sewa motor tidak termasuk bensin jadi kamu perlu mengisi bensin sendiri yang dapat kamu sesuaikan dengan kebutuhan kamu. Sewa motor cocok untuk kamu yang berjiwa petualang dan berani nyasar karena ketika menjelajah ke sebuah tempat atau destinasi kamu hanya mengandalkan peta dan insting pejalan.

Jika kamu tidak memiliki sim internasional bawalah sim Indonesia untuk menunjukan kalau kamu dapat mengendari kendaraan dengan baik. Karena sering terjadi razia yang dilakukan oleh kepolisian bahkan di gang kecil sekalipun. Apabila melewati dan diberhentikan saat terjadi razia usahakan tetap tenang dan dapat menunjukan surat-surat tersebut. Apabila pak polisi tidak bisa berbahasa Inggris gunakan bahasa tubuh dan senyum sebagai bahasa universal yang dapat dimengerti oleh semua bangsa.

22. Colokan Listrik

Di Vietnam umumnya menggunakan colokan listrik kaki 2 sama seperti halnya dengan di negara kita Indonesia. Namun ada baiknya bawalah converter / universal converter jadi bisa digunakan ke berbagai negara, untuk memastikan agar charger atau gadget kamu seperti camera, handphone, dll bisa di charge disini.

23. Kartu Nama Penginapan

Saat di penginapan baiknya kamu meminta kartu nama yang tertulis alamat penginapan dengan jelas. Hal ini dapat kamu gunakan just in case kamu tersesat sehingga dapat memudahkan kamu pada saat bertanya kepada orang lain di jalan atau dengan supir taksi untuk mengantarkan kembali ke penginapan.Kartu Nama Penginapan

24. Internet

Namun Kamu bisa membeli sim card lokal yang dijajakan di minimarket. Belilah paket data sesuai kebutuhan dan minta tolonglah penjaga minimarket itu untuk mengaktifkan data kamu.

25. Wisata Belanja & Oleh-Oleh

Salah satu budaya orang Indonesia kurang lengkap rasanya apabila tidak berbelanja di negeri Vietnam dan membawa oleh-oleh ketika pulang. Untuk mencari oleh-oleh saya sarankan belilah di pasar malam, kedai-kedai atau kios di pasar tradisional atau di dekat kuil-kuil.
Apabila kamu membeli di pasar malam jangan ragu untuk menawar dan membandingkan terlebih dahulu dengan penjual lainnya. Supaya mendapatkan gambaran harga pasarnya sehingga kita bisa mendapatkan harga terbaik. Persiapkan kalkulator kecil atau kertas dan pulpen untuk tawar menawar mengingat banyak penjual di Vietnam yang tidak bisa berbahasa Inggris.

Sumber: shu-travelographer.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*